Laman

Main Menu

Minggu, 30 Oktober 2016

Yuk, Mulai Gaya Hidup Sehat


Gaya hidup sehat merupakan syarat mutlak agar dapat terhindar dari berbagai penyakit. Kebiasaan-kebiasaan, pola dan gaya hidup masa remaja akan berdampak pada masa tua nanti, khususnya kesehatan.


Dalam masa pertumbuhan, remaja perlu mengetahui gaya hidup sehat dan memiliki aktivitas positif agar tumbuh berkembang menjadi manusia yang sehat. Gaya hidup sehat masa remaja mencakup pola tidur, makanan yang dikonsumsi, olahraga, dan lain-lain. Mau sehat? Lakukan 8 hal ini bagi para remaja:


1. Pola makan yang sehat

Pola makan yang teratur dan kadar nutrisi sangat berpengaruh pada gaya hidup. Bagi remaja, hindarilah makanan junk food (cepat saji).

2. Konsumsi makanan bergizi dan seimbang

Mengonsumsi makanan yang bergizi sangat berpengaruh pada kesehatan. Perbanyaklah memakan sayuran hijau dan buah segar berserat tinggi. Mulai sekarang kurangi konsumsi soda, garam dan gula pada makanan. Serta selalu membiasakan sarapan pagi untuk menunjang aktivitas.

3. Istirahat yang teratur

Saat remaja, dituntut untuk melakukan banyak aktivitas. Salah satunya ialah dengan cara istirahat yang teratur. Pada masa pertumbuhan, ketika tidur pun hormon di dalam tubuh juga ikut aktif. Sehingga remaja jangan sering begadang atau tidur terlalu malam. Istirahat yang teratur 7-8 jam pada malam hari.

4. Olahraga

Dengan berolahraga yang rutin, remaja akan memiliki stamina yang bagus. Bersepeda, jalan santai atau lari-lari kecil dapat remaja lakukan untuk tetap sehat meskipun tak terlalu lelah saat berolahraga.

5. Minum air putih

Air mineral atau air putih adalah yang terbaik dari minuman apapun. Para remaja, biasakan minum air putih 8-10 gelas per hari. Bagi remaja, konsumsi lah air hangat di malam hari dan air sejuk (bukan air es) di siang hari.

6. Lingkungan yang sehat

Lingkungan yang segar pun menjadi salah satu syarat yang mutlak. Sirkulasi udara yang baik, bersih, terbebas dari asap rokok, sejuk, dan tidak terlalu bising.

7. Hindari minuman beralkohol dan tidak merokok

Bagi para remaja, hindari sejauh mungkin minuman beralkohol dan tidak merokok. Minuman beralkohol adalah minuman yang dilarang oleh agama dan negara. Begitu juga dengan merokok, sangat tidak baik bagi kesehatan jangka panjang.

8. Memenuhi Asupan Vitamin dan Kalsium

Masa remaja adalah masa yang sangat baik untuk mencegah pengeroposan tulang. Dapat dilakukan dengan cara memenuhi asupan vitamin D dan kalsium, seperti makan sayur berwarna hijau, minum susu, dan terpapar sinar matahari di pagi hari.

Masa remaja yang sehat akan menjadi bekal untuk menuju masa dewasa yang menyenangkan. Segera mulai hidup sehat karena manfaatnya akan terasa beberapa tahun ke depan. Menjaga kesehatan sejak dini sama halnya berinvestasi untuk di masa depan.

Sabtu, 29 Oktober 2016

8 Tips Mengatur Waktu Bagi Mahasiswa



Mahasiswa merupakan makhluk sosial dan intelektual yang memiliki segudang tugas, kesibukan, dan tanggung jawab bagi dirinya serta masa depannya.  Selain mengerjakan tugas kuliah, mahasiswa yang aktif biasanya juga mengikuti kegiatan lain di luar kampus.

Di samping itu, kegiatan mahasiswa yang begitu banyak, tak jarang menimbulkan kemalasan yang menyebabkan tugas-tugas menumpuk dan pada akhirnya menjadi beban begitu berat. Menjalani aktivitas dengan teratur, tentu membuat hidup lebih tertata dengan baik dan memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan di sekitarnya.


Yuk, atur waktumu dari sekarang. Simak strategi ala mahasiswa dalam mengorganisir waktu di bawah ini:




1. Pahamilah Diri Sendiri


Pahami seberapa besar kemampuan diri sendiri dalam mengerjakan semua aktivitas. Jangan biarkan diri sendiri seperti robot yang dapat aktif selama 24 jam. Maka putuskanlah dengan bijak dan jangan lupa untuk memberikan waktu istirahat dan bersantai.

2. Dahulukan yang Penting, Sisipkan yang Mendesak


Klasifikasikan seluruh aktivitas yang penting dan mendesak. Namun, lihat kembali apakah hal mendesak tersebut benar-benar penting? Bisa saja meminta bantuan orang lain agar hal yang penting tidak terbengkalai agar bisa fokus untuk hal yang lebih mendesak.


3. Gunakan Pola Pikir Mingguan 
Buatlah catatan di buku kecil apa yang akan kita kerjakan minggu depan, jangan hanya mengandalkan ingatan. Sebab, ingatan bisa saja dapat terlupakan dengan banyaknya rutinitas mahasiswa.

4. Skala Prioritas

Tetap memprioritaskan kuliah daripada kegiatan di luar kuliah, karena tujuan utama datang ke perguruan tinggi adalah untuk kuliah dan mendapatkan ilmu.
Kunci utamanya adalah jangan memprioritaskan aktivitas yang ada dalam jadwal, namun jadwalkan yang menjadi prioritas. Jangan takut untuk keluar dari rutinitas bila memang diperlukan untuk mengerjakan yang menjadi prioritas.

5. Menyiasati Waktu Menunggu

Menunggu adalah pekerjaan yang sangat membosankan dan tentu saja membuang-buang waktu. Oleh karena itu, isilah saat-saat menunggu dengan hal-hal yang bermanfaat, seperti membaca buku, mengerjakan tugas, atau kegiatan lainnya yang bermanfaat.

6. Jangan Tunda Pekerjaan

Sebenarnya banyak sekali alasan hingga mahasiswa suka menunda pekerjaannya. Masih banyak waktu, terlalu lelah, bosan, ingin bersantai dulu, dan alasan lainnya. Menunda pekerjaan akan membuat beban tugas akan semakin berat.  Kalau memang menunda karena bosan, hilangkanlah bosan tersebut dengan cara memvariasikan dengan hal-hal yang disukai.

7. Menghargai Waktu

Hargai setiap waktu yang telah diciptakan oleh Yang Maha Kuasa. Ingat kerja keras orang tua yang sudah menyekolahkan, mengorbankan banyak waktu untuk mendidik dan mencarikan  biaya sekolah agar dapat menjadi orang yang pandai bersyukur dan mampu menghargai setiap detik waktu.

8. Menetapkan Goal

Goal, sasaran merupakan satu hal yang perlu dimiliki semua orang, termasuk mahasiswa, yang ingin waktunya bermanfaat dan maksimal guna menghasilkan hal terbaik. Dengan adanya sasaran yang jelas, arah kerja dan tindakan lebih jelas, tidak ada keraguan, atau hal apa pun yang menjadi penghalang dalam pencapaian goal yang diinginkan.








Senin, 19 September 2016

Andai Saya Jadi Wartawan Online




Tak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa saya akan menggeluti dunia jurnalistik. Dunia yang begitu memiliki banyak ruang dan jangkauan luas. Profesi yang sebelumnya tak pernah menjadi daftar cita-cita saya saat kecil.

Wartawan, itulah profesi yang memiliki tanggung jawab yang besar dalam mencari sebuah fakta. Namun, wartawan sendiri memiliki pengertian menurut KBBI, yaitu orang yang pekerjaannya mencari dan menyusun berita untuk dimuat dalam surat kabar, majalah, radio, dan televisi; juru warta; jurnalis.

Tetapi dalam era modern saat ini, wartawan tak hanya bekerja dalam media cetak saja, melainkan juga melalui media online. Media yang memiliki jangkauan sangat luas di seluruh penjuru dunia. Itulah yang membuat penyebaran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan dapat diakses oleh masyarakat pengguna internet.

Andai saya jadi wartawan online, rasanya saya ingin sekali menjadi salah satu di antara mereka. Sebelumnya saya kira menjadi wartawan itu  mudah, tetapi tidak semudah itu ternyata. Wartawan itu harus bekerja secara totalitas. Apalagi kalau menjadi wartawan online, bukan hanya totalitas saja melainkan juga kecepatan dalam melaporkan berita tersebut agar tetap aktual di kalangan masyarakat.

Rasa ingin tahu saya tentang menjadi wartawan online pun semakin bertambah. Sedikit demi sedikit saya mulai memperhatikan sistem pemberitaan media online di Indonesia. Rata-rata masyarakat Indonesia lebih memilih untuk membaca berita online daripada harus membeli koran. Sebab, berita yang dibaca di online itu dapat dibaca di mana pun dan kapan pun. Bukan hanya itu, masyarakat pun dapat secara langsung berinteraksi dengan penulis dengan cara memberikan tanggapan atau komentar terhadap berita tersebut.

Menjadi wartawan online pun bukan hanya yang dapat menulis berita dengan baik dan benar, tetapi juga harus mahir dalam hal yang berbasis teknologi multimedia. Teknologi tersebut sangat membantu proses pengerjaan wartawan dalam menulis dan menyebarkan berita di media online.

Andai saya jadi wartawan online, saya ingin memberikan berita yang semata-mata karena keunikan saja, tetapi karena berita itu dianggap penting, dan berdampak luas. Seorang wartawan online pun harus memiliki kedekatan dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Sebab, banyak keresahan masyarakat yang harus disampaikan sehingga harapannya agar wartawan dapat menimbulkan kedekatan terhadap pembaca.

Jadi wartawan online itu memiliki banyak tantangan, seperti harus mencari berita yang aktual, lalu menyusun berita tersebut dari hasil wawancara, setelah itu memberikan sudut pandang yang unik agar pembaca tertarik. Mengorbankan dirinya pun menjadi salah satu tantangannya dalam bekerja.

Kerja keras wartawan online itu patut menjadi anutan kaum muda dalam bekerja. Bukan hanya totalitas dalam mencari berita saja, melainkan dalam hal kecepatan serta ketepatan informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat.

Jika saya menjadi wartawan online, saya merasa senang dan tertantang akan kecepatan dalam menyampaikan berita. Untungnya lagi jika menjadi wartawan online, yaitu membuat wartawan menjadi lebih update  terhadap suatu peristiwa.

Namun, media online saat ini memberikan kemudahan bagi semua warga dalam menulis ataupun melaporkan peristiwa yang terjadi, dinamakan Jurnalistik warga (citizen journalism). Hal itu yang membuat semua orang dapat menjadi jurnalis online dengan mudah. Tetapi tidak semua orang dapat menjadi wartawan online yang mengerti akan Kaidah Tata Bahasa Indonesia serta mengerti Kode Etik Jurnalisitik.


Sebagai calon penerus bangsa, wartawan online harus memberikan contoh yang baik dari segi pelaporan berita, keakuratan fakta, kecepatan dalam memberikan berita, serta dapat dipertanggungjawabkan.