Laman

Main Menu

Senin, 19 September 2016

Andai Saya Jadi Wartawan Online




Tak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa saya akan menggeluti dunia jurnalistik. Dunia yang begitu memiliki banyak ruang dan jangkauan luas. Profesi yang sebelumnya tak pernah menjadi daftar cita-cita saya saat kecil.

Wartawan, itulah profesi yang memiliki tanggung jawab yang besar dalam mencari sebuah fakta. Namun, wartawan sendiri memiliki pengertian menurut KBBI, yaitu orang yang pekerjaannya mencari dan menyusun berita untuk dimuat dalam surat kabar, majalah, radio, dan televisi; juru warta; jurnalis.

Tetapi dalam era modern saat ini, wartawan tak hanya bekerja dalam media cetak saja, melainkan juga melalui media online. Media yang memiliki jangkauan sangat luas di seluruh penjuru dunia. Itulah yang membuat penyebaran informasi dapat dilakukan dengan cepat dan dapat diakses oleh masyarakat pengguna internet.

Andai saya jadi wartawan online, rasanya saya ingin sekali menjadi salah satu di antara mereka. Sebelumnya saya kira menjadi wartawan itu  mudah, tetapi tidak semudah itu ternyata. Wartawan itu harus bekerja secara totalitas. Apalagi kalau menjadi wartawan online, bukan hanya totalitas saja melainkan juga kecepatan dalam melaporkan berita tersebut agar tetap aktual di kalangan masyarakat.

Rasa ingin tahu saya tentang menjadi wartawan online pun semakin bertambah. Sedikit demi sedikit saya mulai memperhatikan sistem pemberitaan media online di Indonesia. Rata-rata masyarakat Indonesia lebih memilih untuk membaca berita online daripada harus membeli koran. Sebab, berita yang dibaca di online itu dapat dibaca di mana pun dan kapan pun. Bukan hanya itu, masyarakat pun dapat secara langsung berinteraksi dengan penulis dengan cara memberikan tanggapan atau komentar terhadap berita tersebut.

Menjadi wartawan online pun bukan hanya yang dapat menulis berita dengan baik dan benar, tetapi juga harus mahir dalam hal yang berbasis teknologi multimedia. Teknologi tersebut sangat membantu proses pengerjaan wartawan dalam menulis dan menyebarkan berita di media online.

Andai saya jadi wartawan online, saya ingin memberikan berita yang semata-mata karena keunikan saja, tetapi karena berita itu dianggap penting, dan berdampak luas. Seorang wartawan online pun harus memiliki kedekatan dan kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Sebab, banyak keresahan masyarakat yang harus disampaikan sehingga harapannya agar wartawan dapat menimbulkan kedekatan terhadap pembaca.

Jadi wartawan online itu memiliki banyak tantangan, seperti harus mencari berita yang aktual, lalu menyusun berita tersebut dari hasil wawancara, setelah itu memberikan sudut pandang yang unik agar pembaca tertarik. Mengorbankan dirinya pun menjadi salah satu tantangannya dalam bekerja.

Kerja keras wartawan online itu patut menjadi anutan kaum muda dalam bekerja. Bukan hanya totalitas dalam mencari berita saja, melainkan dalam hal kecepatan serta ketepatan informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat.

Jika saya menjadi wartawan online, saya merasa senang dan tertantang akan kecepatan dalam menyampaikan berita. Untungnya lagi jika menjadi wartawan online, yaitu membuat wartawan menjadi lebih update  terhadap suatu peristiwa.

Namun, media online saat ini memberikan kemudahan bagi semua warga dalam menulis ataupun melaporkan peristiwa yang terjadi, dinamakan Jurnalistik warga (citizen journalism). Hal itu yang membuat semua orang dapat menjadi jurnalis online dengan mudah. Tetapi tidak semua orang dapat menjadi wartawan online yang mengerti akan Kaidah Tata Bahasa Indonesia serta mengerti Kode Etik Jurnalisitik.


Sebagai calon penerus bangsa, wartawan online harus memberikan contoh yang baik dari segi pelaporan berita, keakuratan fakta, kecepatan dalam memberikan berita, serta dapat dipertanggungjawabkan.